Babinsa Turun ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tolitoli

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com – Tolitoli – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 1305-10/Damsel, Pratu Muh. Rijal, melaksanakan kegiatan hanpangan bersama petani di Desa Kombo, Kecamatan Damsel, Kabupaten Tolitoli, pada Minggu, (5/7/2026)

Koramil 1305-10/Damsel Optimalkan Persiapan Musim Tanam Melalui Pembuatan Persemaian Bibit Padi di Desa Lempe.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembuatan pematang sawah milik Bapak Mustamin dengan luas lahan sekitar 10 are.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pematang sawah memiliki peran penting dalam mendukung sistem irigasi, menjaga kestabilan lahan, serta mengatur aliran air agar proses budidaya padi dapat berjalan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, Babinsa menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan di wilayah binaan.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas para petani juga menjadi bentuk kepedulian terhadap upaya peningkatan produktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Baca Juga:  RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat

Pratu Muh. Rijal menyampaikan bahwa sinergi antara Babinsa dan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Dengan semangat gotong royong, berbagai pekerjaan di sektor pertanian dapat diselesaikan lebih efektif sekaligus mempererat hubungan antara aparat teritorial dan warga binaan.

Bapak Mustamin mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menjadi motivasi bagi para petani untuk terus mengelola lahan secara maksimal demi meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan keluarga.

Danramil 1305-10/Damsel menegaskan bahwa kegiatan hanpangan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial.

Melalui berbagai aktivitas di sektor pertanian, Babinsa diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan.

#garis sulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Aktivis Mahasiswa Kembali Desak Propam dan Kapolda Gorontalo Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum AKBP dalam Aktivitas PETI di Boalemo
RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat
SPMB Dipertanyakan, Sistem Zonasi Dinilai Kehilangan Makna Jika Siswa Dalam Zona Tersingkirkan
DUGAAN PENARIKAN PAKSA EXCAVATOR MELALUI TIPU MUSLIHAT,KANTOR HUKUM MATEKA & ASSOCIATES SIAPKAN LANGKAH HUKUM TERHADAP PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DAN OKNUM ANGGOTA TNI
Tanggapi Pernyataan Sayutin Budianto, Mahasiswa Parimo di Gorontalo: Kehadiran Bupati Solusi Jangka Panjang, Penanganan Bencana Tetap Berjalan
Aliansi Peduli Kemanusiaan Kembali Bersuara: Tantang Kapolda Gorontalo Tuntaskan Dugaan Peti Tibor 19
TRANSPARANSI ISTY BEHEL GORONTALO: PUBLIK BERHAK TAHU SIAPA DOKTER GIGI YANG BERTANGGUNG JAWAB
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 17:39 WITA

Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:34 WITA

Babinsa Turun ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tolitoli

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:51 WITA

Aktivis Mahasiswa Kembali Desak Propam dan Kapolda Gorontalo Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum AKBP dalam Aktivitas PETI di Boalemo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:33 WITA

RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:38 WITA

SPMB Dipertanyakan, Sistem Zonasi Dinilai Kehilangan Makna Jika Siswa Dalam Zona Tersingkirkan

Berita Terbaru