Dari Buol Untuk Dunia: Dua Nelayan Indonesia Selamatkan 15 WNA, Raih Penghargaan Resmi Pemkab Buol

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, Garissulteng.com – Aksi kemanusiaan dua nelayan asal Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan publik.

Pemerintah Kabupaten Buol menyerahkan penghargaan dan bantuan kepada Moh. Rusman dan Sahril, nelayan yang berjasa menyelamatkan 15 warga negara asing (WNA) yang terombang-ambing di perairan laut Buol beberapa waktu lalu.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 16.14 WITA, bertempat di kediaman Bapak Jufri Ja’far, Kompleks Tambatan Perahu Sungai Buol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., sebagai bentuk apresiasi atas aksi kemanusiaan yang dinilai mencerminkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kedua nelayan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa perahu yang ditemukan dalam kondisi terombang-ambing itu berisi 15 orang, terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak, yang telah berhari-hari berada di laut sebelum akhirnya diselamatkan.

“Aksi yang dilakukan Bapak Rusman dan Bapak Sahril merupakan contoh nyata nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Pemerintah daerah memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi, meskipun sesungguhnya pengorbanan yang dilakukan jauh lebih besar nilainya,” ujar Wakil Bupati.
Secara terpisah, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada kedua nelayan tersebut.

Baca Juga:  Belanja Makan Minum Rp155 Juta Puskesmas Kota Utara Tak Wajar, M. Fadli Desak Kepala Puskesmas Bertanggung Jawab

Menurutnya, tindakan menolong tanpa pamrih di tengah aktivitas mencari nafkah merupakan teladan yang patut dicontoh masyarakat luas.

“Pak Rusman dan Pak Sahril adalah contoh baik bagi kemanusiaan. Mereka rela menghentikan aktivitas melaut demi menyelamatkan sesama manusia.

Penghargaan dari pemerintah tentu tidak sebanding dengan pengorbanan heroik yang telah dilakukan.

Saya mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sikap kepedulian tersebut,” pesannya.

Wabup juga menegaskan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial harus terus dijaga, terutama dalam menghadapi situasi darurat atau musibah yang dapat terjadi kapan saja.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap sesama di wilayah pesisir dan perairan.

Adapun bantuan yang diberikan kepada kedua nelayan tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulteng sebagai bentuk dukungan terhadap aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas keselamatan para korban serta harapan agar nilai-nilai persaudaraan dan solidaritas terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Buol.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa di tengah tantangan kehidupan pesisir, nilai kemanusiaan tetap menjadi kekuatan utama.

Aksi dua nelayan Buol tersebut kini menjadi inspirasi, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi publik secara nasional.

#garis sulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!
Massa Aksi Desak Kapolda Gorontalo Tutup Tambang Ilegal Tibor 19, M. Fadli: “Kalau Tidak Mampu, Lebih Baik Mundur!”
“Tak Lagi Diam!” Posko Pengaduan Pekerja PROSPEK Hadir Di Buol, Buka Ruang Aman Ketidakadilan
Kasubag Protokol Pemkab Buol, Maknai Hardiknas 2026 sebagai Momentum Perkuat Pendidikan
Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam
Melalui RAT Perdana, Koperasi Duwamayo Tegaskan Komitmen Tata Kelola Transparan
Justice Delayed is Justice Denied: keadilan yang ditunda, Aliansi Yipilo siap Duduki Kantor Bupati pada aksi jilid V
Skandal Sunyi Cagar Alam Siduwonge: Penegakan Hukum Dipertanyakan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:12 WITA

SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!

Senin, 25 Mei 2026 - 19:37 WITA

Massa Aksi Desak Kapolda Gorontalo Tutup Tambang Ilegal Tibor 19, M. Fadli: “Kalau Tidak Mampu, Lebih Baik Mundur!”

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:27 WITA

“Tak Lagi Diam!” Posko Pengaduan Pekerja PROSPEK Hadir Di Buol, Buka Ruang Aman Ketidakadilan

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:36 WITA

Kasubag Protokol Pemkab Buol, Maknai Hardiknas 2026 sebagai Momentum Perkuat Pendidikan

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WITA

Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam

Berita Terbaru