Skandal Sunyi Cagar Alam Siduwonge: Penegakan Hukum Dipertanyakan

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com – Pohuwato – Gorontalo, Kasus perusakan kawasan Cagar Alam Siduwonge kini berubah menjadi skandal sunyi yang memalukan wajah penegakan hukum.

Nama Agus Salim mencuat sebagai aktor yang diduga kuat terlibat, namun hingga detik ini, publik tidak melihat langkah tegas yang sepadan dengan besarnya kerusakan yang ditimbulkan.

Ini bukan lagi sekadar kelambanan ini sudah masuk kategori pembiaran yang mencurigakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika hutan dirusak terang-terangan, ketika alat berat masuk tanpa rasa takut, lalu hukum justru berjalan seperti siput lumpuh, maka publik berhak curiga:
siapa yang sedang dilindungi?

Lebih mengkhawatirkan lagi, penangkapan alat berat oleh Satgas Mabes justru membuka babak baru yang tak kalah gelap.

Alat berat yang seharusnya menjadi barang bukti kunci kini seperti hilang arah dan status. Tidak ada transparansi.

Tidak ada penjelasan resmi yang memadai.

Apakah alat berat itu benar-benar diamankan?
Atau justru sudah kembali bekerja merusak alam secara diam-diam?

Jika benar alat berat tersebut adalah bagian dari kejahatan lingkungan, maka diamnya aparat adalah bentuk lain dari keterlibatan.

Diam dalam situasi seperti ini bukan netral diam adalah keberpihakan.

Baca Juga:  Dihadang Tim Keamanan, Pengurus Baru Koptan Plasma Amanah Pertanyakan Transparansi Kemitraan Sawit

Situasi ini semakin memperjelas satu hal pahit: penegakan hukum di sektor lingkungan masih sangat rentan ditunggangi kepentingan.

Kasus ini seperti mempertontonkan bagaimana hukum bisa “diparkir”, bagaimana proses bisa “didiamkan”, dan bagaimana pelaku bisa tetap bebas berkeliaran tanpa beban.

Lebih tajam lagi, publik mulai membaca pola lama yang terus berulang:

Ketika rakyat kecil bersalah, hukum bergerak cepat dan keras.

Tapi ketika aktor besar bermain, hukum berubah jadi lembek dan penuh kompromi.

Ini bukan lagi dugaan liar.

Ini adalah kesimpulan logis dari fakta-fakta yang dibiarkan menggantung tanpa kejelasan.

Jika aparat penegak hukum tidak segera membuka secara terang siapa pemilik alat berat, siapa yang memberi perintah, dan sejauh mana keterlibatan Agus Salim, maka wajar jika publik menyebut kasus ini sebagai “persekongkolan diam-diam antara perusak alam dan pembiar hukum.”

Negara tidak boleh kalah oleh para perusak lingkungan.

Dan hukum tidak boleh menjadi alat tawar-menawar bagi kepentingan tertentu.

Jika hari ini perusakan Cagar Alam Siduwonge dibiarkan tanpa kejelasan, maka besok bukan hanya hutan yang habis legitimasi hukum juga akan runtuh di mata rakyat.

#garissulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas
Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan
ASN Poso Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pemalsuan BPKB Seret Anggota Polri dan Oknum Wartawan
DUA INSIDEN KEBAKARAN JNE DALAM KURANG DARI SATU BULAN, PENGACARA SOROTI SOP DAN KEPASTIAN BPKB PENGGANTI
Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Babinsa Turun ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tolitoli
Aktivis Mahasiswa Kembali Desak Propam dan Kapolda Gorontalo Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum AKBP dalam Aktivitas PETI di Boalemo
RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05 WITA

Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:05 WITA

ASN Poso Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pemalsuan BPKB Seret Anggota Polri dan Oknum Wartawan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:14 WITA

DUA INSIDEN KEBAKARAN JNE DALAM KURANG DARI SATU BULAN, PENGACARA SOROTI SOP DAN KEPASTIAN BPKB PENGGANTI

Senin, 6 Juli 2026 - 17:39 WITA

Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru