Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com – Pohuwato – Gorontalo, Aktivitas tambak ilegal kembali mencoreng wajah penegakan hukum dan perlindungan lingkungan di wilayah Cagar Alam Siduwonge.

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa praktik ini diduga melibatkan seorang bernama Agus Salim, yang disebut-sebut sebagai aktor utama di balik pembukaan lahan tambak secara ilegal di kawasan konservasi tersebut.

Yang lebih memprihatinkan, aktivitas ini diduga tidak dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Penggunaan alat berat untuk membuka lahan di kawasan yang secara hukum dilindungi menjadi indikasi kuat bahwa pelanggaran ini berlangsung secara terang-terangan – seolah tak tersentuh hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, berdasarkan regulasi yang berlaku, kawasan cagar alam merupakan wilayah yang memiliki perlindungan ketat.

Segala bentuk aktivitas eksploitasi, apalagi yang bersifat merusak seperti pembukaan tambak, jelas merupakan pelanggaran serius.

Tidak hanya melanggar hukum administrasi, tetapi juga berpotensi masuk dalam ranah pidana lingkungan hidup.

Publik kini bertanya: di mana peran Aparat Penegak Hukum (APH)? Apakah mereka tidak mengetahui, atau justru memilih untuk menutup mata?
Dugaan adanya “bekingan” di balik aktivitas ilegal ini semakin memperkuat kecurigaan bahwa hukum sedang dipermainkan.

Baca Juga:  Polsek Lamala Bongkar Jaringan Pengedar Pil Koplo, 1.412 Butir THD Disita

Jika benar ada pihak-pihak yang melindungi pelaku, maka ini bukan sekadar pelanggaran lingkungan melainkan bentuk nyata dari pembusukan sistem hukum itu sendiri.

Aktivis lingkungan mendesak agar aparat segera bertindak tegas dan tanpa kompromi.

Tidak boleh ada toleransi terhadap siapa pun yang terlibat, baik pelaku lapangan maupun aktor intelektual di belakangnya.

“Kalau hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, maka jangan salahkan publik jika kepercayaan itu runtuh.

Kasus ini harus dibuka seterang-terangnya,” tegas salah satu aktivis.

Kerusakan di kawasan Cagar Alam Siduwonge bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata terhadap ekosistem dan masa depan lingkungan di Pohuwato.

Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk – bahwa kawasan konservasi pun bisa diperjualbelikan demi kepentingan segelintir orang.

Kini, publik menunggu: apakah aparat akan bertindak, atau kembali diam di tengah kerusakan yang semakin nyata?

#garissulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haruskah Mabes Polri Turun Tangan? Dugaan PETI dan Kerusakan Hutan Bodi Jadi Sorotan, Aktivis M. Fadli Pertanyakan Ketegasan Aparat
Suara dari Buol Menggema! Organisasi Sipil Tolak IMF–Bank Dunia, Desak Keadilan bagi Petani dan Buruh Sawit
Dugaan Tekanan terhadap Warga Paleleh Berujung Laporan Propam, Apa Hasil Pemeriksaannya?
Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas
Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan
ASN Poso Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pemalsuan BPKB Seret Anggota Polri dan Oknum Wartawan
DUA INSIDEN KEBAKARAN JNE DALAM KURANG DARI SATU BULAN, PENGACARA SOROTI SOP DAN KEPASTIAN BPKB PENGGANTI
Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:32 WITA

Haruskah Mabes Polri Turun Tangan? Dugaan PETI dan Kerusakan Hutan Bodi Jadi Sorotan, Aktivis M. Fadli Pertanyakan Ketegasan Aparat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:01 WITA

Suara dari Buol Menggema! Organisasi Sipil Tolak IMF–Bank Dunia, Desak Keadilan bagi Petani dan Buruh Sawit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:21 WITA

Dugaan Tekanan terhadap Warga Paleleh Berujung Laporan Propam, Apa Hasil Pemeriksaannya?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05 WITA

Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan

Berita Terbaru