Aktivitas Galian C di Desa Manungal Dipertanyakan, Aktivis Ancam Desak APH Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com – Gorontalo, Aktivitas pertambangan material galian C di wilayah Randangan tepatnya di Desa Manungal mulai menuai sorotan tajam dari kalangan aktivis lingkungan.

Dugaan kuat aktivitas tersebut belum memiliki kejelasan izin memicu reaksi keras dari publik yang menilai pemerintah daerah tidak boleh tutup mata terhadap praktik yang berpotensi merusak lingkungan.

Aktivis lingkungan Tri Jayudi secara tegas mempertanyakan legalitas aktivitas tambang tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, keberadaan operasi galian C tanpa transparansi izin adalah bentuk pembiaran yang berbahaya bagi tata kelola lingkungan dan hukum di daerah.

“Aktivitas galian C ini patut dipertanyakan izinnya. Apakah aktivitas ini memiliki izin atau tidak.

Maka jelas saya akan mem-pressure persoalan ini.

Dan kalau perlu saya akan mempertanyakan langsung ke pihak APH maupun dinas terkait mengenai aktivitas galian C tersebut,” tegas Tri Jayudi.

Menurutnya, praktik galian C tanpa kejelasan dokumen perizinan bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi berpotensi menjadi pintu masuk kerusakan lingkungan yang lebih luas mulai dari kerusakan badan jalan desa, sedimentasi sungai, hingga ancaman longsor bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Buol Hadiri Pisah Sambut Danlanal, Fokus pada Keamanan dan Kesejahteraan Pesisir

Tri juga menilai pemerintah daerah dan instansi teknis tidak boleh bersikap pasif. Ia menegaskan, jika benar aktivitas tersebut berjalan tanpa izin resmi, maka aparat penegak hukum harus segera turun melakukan penyelidikan.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran.

Kalau aktivitas ini ilegal, maka harus dihentikan. Negara tidak boleh kalah dengan praktik tambang yang merugikan masyarakat,” lanjutnya dengan nada keras.

Desakan ini sekaligus menjadi peringatan serius kepada dinas terkait agar segera membuka informasi kepada publik terkait status perizinan aktivitas galian C di Desa Manungal.

Transparansi dinilai penting agar tidak muncul spekulasi liar di tengah masyarakat.

Jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang, Tri Jayudi memastikan pihaknya akan mendorong langkah lanjutan berupa pelaporan resmi ke aparat penegak hukum sebagai bentuk kontrol publik terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

#garissulteng_

2 tanggapan untuk “Aktivitas Galian C di Desa Manungal Dipertanyakan, Aktivis Ancam Desak APH Turun Tangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haruskah Mabes Polri Turun Tangan? Dugaan PETI dan Kerusakan Hutan Bodi Jadi Sorotan, Aktivis M. Fadli Pertanyakan Ketegasan Aparat
Suara dari Buol Menggema! Organisasi Sipil Tolak IMF–Bank Dunia, Desak Keadilan bagi Petani dan Buruh Sawit
Dugaan Tekanan terhadap Warga Paleleh Berujung Laporan Propam, Apa Hasil Pemeriksaannya?
Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas
Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan
ASN Poso Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pemalsuan BPKB Seret Anggota Polri dan Oknum Wartawan
DUA INSIDEN KEBAKARAN JNE DALAM KURANG DARI SATU BULAN, PENGACARA SOROTI SOP DAN KEPASTIAN BPKB PENGGANTI
Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:32 WITA

Haruskah Mabes Polri Turun Tangan? Dugaan PETI dan Kerusakan Hutan Bodi Jadi Sorotan, Aktivis M. Fadli Pertanyakan Ketegasan Aparat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:01 WITA

Suara dari Buol Menggema! Organisasi Sipil Tolak IMF–Bank Dunia, Desak Keadilan bagi Petani dan Buruh Sawit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:21 WITA

Dugaan Tekanan terhadap Warga Paleleh Berujung Laporan Propam, Apa Hasil Pemeriksaannya?

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05 WITA

Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan

Berita Terbaru