Seleksi Ketat Terlewati, Enam Generasi Muda Buol Tembus Program Kerja ke Jepang

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOL, Garissulteng.com – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Buol.

Sebanyak enam putra-putri daerah dinyatakan lulus wawancara dan resmi berkontrak dalam program magang ke Jepang.

setelah melalui proses seleksi ketat yang difasilitasi melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Buol dengan LPK SHIN Indonesia Sulawesi Tengah – TC Palu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepastian kelulusan tersebut diumumkan pada 9 Februari 2026 oleh pihak LPK SHIN Indonesia.

Salah satu peserta yang dinyatakan lolos adalah Muh. Sidik asal Desa Tayadun. Hingga 12 Februari 2026, tercatat total enam peserta asal Buol telah lulus tahap wawancara.

Enam peserta tersebut yakni:
1. Moh. Febrianto – Kelurahan Leok II
2. Moh. Erlangga Pratama Putra – Kelurahan Leok II
3. Agung Alfrits Malindra – Kelurahan Leok I
4. Dwi Ilsya Afifah I. Hi Ukum – Kelurahan Leok II
5. Nur Arifah A. Husain – Kelurahan Leok II
6. Muh. Sidik – Desa Tayadun

Program magang Jepang ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan LPK SHIN Indonesia, yang pelaksanaannya berlangsung di Satpel PVP Palu sejak 13 Oktober 2025.

Sebanyak 15 peserta asal Buol mengikuti pelatihan intensif sebagai bagian dari tahapan seleksi dan persiapan keberangkatan.

Baca Juga:  Kabupaten Buol Peringkat Pertama Indeks SPBE Se-Sulawesi Tengah 2025, Bukti Transformasi Digital Berjalan Optimal

Utusan Khusus Bupati Buol, Jasri Butudoka, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membuka peluang kerja luar negeri secara legal dan terstruktur.

“Per hari ini enam orang telah dinyatakan lulus wawancara.

Sementara sembilan peserta lainnya terus mendapatkan penguatan dan pendampingan agar dapat menyusul pada tahap berikutnya,” ujarnya.

Seluruh proses pelatihan dan persiapan peserta difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Buol tanpa dipungut biaya.

Pembiayaan program ditanggung melalui kebijakan pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja bagi generasi muda Buol.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pemerintah daerah juga memastikan pendampingan administratif, kesiapan kesehatan, serta komunikasi intensif dengan pihak pelatihan guna menjamin seluruh peserta memenuhi standar keberangkatan ke Jepang.

Program magang Jepang ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi sarana transfer ilmu, kedisiplinan, dan budaya kerja internasional yang diharapkan dapat memberikan dampak positif saat para peserta kembali dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Keberhasilan enam peserta tersebut menjadi momentum penting bagi Kabupaten Buol dalam mendorong generasi muda untuk berani bersaing di tingkat global, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM unggul, adaptif, dan berdaya saing.

#garis sulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!
Massa Aksi Desak Kapolda Gorontalo Tutup Tambang Ilegal Tibor 19, M. Fadli: “Kalau Tidak Mampu, Lebih Baik Mundur!”
“Tak Lagi Diam!” Posko Pengaduan Pekerja PROSPEK Hadir Di Buol, Buka Ruang Aman Ketidakadilan
Kasubag Protokol Pemkab Buol, Maknai Hardiknas 2026 sebagai Momentum Perkuat Pendidikan
Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam
Melalui RAT Perdana, Koperasi Duwamayo Tegaskan Komitmen Tata Kelola Transparan
Justice Delayed is Justice Denied: keadilan yang ditunda, Aliansi Yipilo siap Duduki Kantor Bupati pada aksi jilid V
Skandal Sunyi Cagar Alam Siduwonge: Penegakan Hukum Dipertanyakan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:12 WITA

SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!

Senin, 25 Mei 2026 - 19:37 WITA

Massa Aksi Desak Kapolda Gorontalo Tutup Tambang Ilegal Tibor 19, M. Fadli: “Kalau Tidak Mampu, Lebih Baik Mundur!”

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:27 WITA

“Tak Lagi Diam!” Posko Pengaduan Pekerja PROSPEK Hadir Di Buol, Buka Ruang Aman Ketidakadilan

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:36 WITA

Kasubag Protokol Pemkab Buol, Maknai Hardiknas 2026 sebagai Momentum Perkuat Pendidikan

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WITA

Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam

Berita Terbaru