SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com – Dugaan praktik mafia BBM kembali mengguncang wilayah Randangan.

Aktivis mahasiswa sekaligus putra daerah, Tri Jayudi, secara terbuka membongkar dugaan penimbunan BBM di SPBU Randangan yang disebut sudah lama terjadi namun terkesan dibiarkan.

Tri Jayudi mengaku turun langsung melakukan investigasi lapangan dan menemukan indikasi kuat adanya aktivitas penimbunan BBM yang diduga melibatkan permainan terorganisir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa bukti-bukti yang dikantonginya sudah cukup untuk menyeret persoalan ini ke ranah hukum.

“Saya survei langsung di lapangan dan menemukan adanya dugaan penimbunan BBM di SPBU Randangan.

Bukti di tangan saya sudah lengkap.

Saya bersama rekan-rekan akan melaporkan persoalan ini ke aparat kepolisian, bahkan sampai ke Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas,” tegas Tri Jayudi.

Ia menilai kondisi ini bukan lagi persoalan biasa, melainkan dugaan permainan mafia BBM yang merampas hak rakyat kecil. Ketika masyarakat harus antre berjam-jam demi mendapatkan BBM, diduga ada oknum-oknum yang justru menjadikan distribusi BBM sebagai ladang keuntungan pribadi.

Baca Juga:  Miliki 0,297 Gram Paket Diduga Sabu, Seorang Pria di Palu Selatan Diringkus Satresnarkoba di Sebuah Rumah Kos

“Rakyat dipaksa susah, nelayan menjerit, pengendara mengeluh, sementara diduga ada mafia yang bebas bermain di belakang SPBU.

Kalau ini terus dibiarkan, publik berhak bertanya: ada apa sebenarnya?” ujarnya.

Tri Jayudi juga menyoroti dugaan lemahnya pengawasan dan meminta aparat penegak hukum tidak sekadar menjadi penonton.

Ia mendesak adanya penyelidikan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk dugaan jaringan penimbunan yang selama ini beroperasi secara bebas.

“Kalau aparat terus diam, jangan salahkan masyarakat jika muncul asumsi bahwa mafia BBM terlalu kuat untuk disentuh. Hukum jangan hanya tajam ke bawah lalu tumpul ke atas!” tegasnya.

Ia memastikan gerakan pelaporan dan pengawalan kasus ini akan terus dilakukan hingga ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

Menurutnya, praktik dugaan penimbunan BBM adalah bentuk pengkhianatan terhadap hak masyarakat dan tidak boleh dibiarkan terus terjadi di daerah tersebut.

#garissulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas
Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan
ASN Poso Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pemalsuan BPKB Seret Anggota Polri dan Oknum Wartawan
DUA INSIDEN KEBAKARAN JNE DALAM KURANG DARI SATU BULAN, PENGACARA SOROTI SOP DAN KEPASTIAN BPKB PENGGANTI
Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Babinsa Turun ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tolitoli
Aktivis Mahasiswa Kembali Desak Propam dan Kapolda Gorontalo Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum AKBP dalam Aktivitas PETI di Boalemo
RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05 WITA

Dump Truck Tanpa Terpal Disorot, Aktivis Desak Pengawasan dan Penindakan Tegas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Antrean Puluhan Truk di SPBU Ulapato A Jadi Sorotan, Distribusi Solar Subsidi Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:05 WITA

ASN Poso Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pemalsuan BPKB Seret Anggota Polri dan Oknum Wartawan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:14 WITA

DUA INSIDEN KEBAKARAN JNE DALAM KURANG DARI SATU BULAN, PENGACARA SOROTI SOP DAN KEPASTIAN BPKB PENGGANTI

Senin, 6 Juli 2026 - 17:39 WITA

Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru