FPG: Diduga Ada Pembiaran Pengiriman Batu Hitam Ilegal, Kapolres bone bolango dan kapolresta gorontalo kota, lombo?

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com – Gorontalo, Aktivitas pengiriman batu hitam ilegal di wilayah Gorontalo kembali menuai sorotan tajam. Forum Pemuda Gorontalo (FPG) melontarkan kritik keras terhadap aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Bone Bolango dan Kapolresta Gorontalo Kota, yang dinilai gagal menghentikan pengiriman batu yang belalu lalang di bone bolango dan kota gorontalo, praktik yang diduga telah berlangsung lama dan terorganisir baik.

Koordinator FPG, Zasmin Dalanggo, mengungkapkan bahwa pengiriman batu hitam ilegal bukanlah aktivitas baru.

Menurutnya, praktik ini sudah berlangsung cukup lama, berjalan secara sistematis dan terorganisir dengan baik, bahkan menggunakan mobil dam truk dalam jumlah besar serta dikawal oleh orang-orang yang tidak dikenal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika aktivitas ini sudah berlangsung lama dengan pengiriman yang cukup besar menggunakan dam truk, maka sangat mungkin ada pihak-pihak besar yang terlibat di belakangnya.

Ini bukan kejahatan kecil, ini kejahatan luar biasa,” tegas Zasmin.

FPG mempertanyakan bagaimana mungkin aktivitas sebesar itu tidak terdeteksi oleh aparat kepolisian di wilayah hukum Polres Bone Bolango dan Polresta Gorontalo Kota.

Menurut Zasmin, sangat sulit dipercaya jika pengiriman yang menggunakan kendaraan besar seperti dam truk bisa lolos tanpa diketahui aparat.

Baca Juga:  RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat

“Apakah mereka takut menangkap mafia pengiriman batu hitam tersebut? Ataukah Kapolres dianggap tidak mampu menindak jaringan ini?” ujarnya dengan nada tajam.

Ia bahkan menegaskan bahwa jika aparat kepolisian memang tidak mampu menghentikan praktik ilegal tersebut, maka sebaiknya pimpinan kepolisian di wilayah tersebut mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya.

“Kalau memang tidak mampu menahan mafia pengiriman batu hitam, lebih baik mundur saja.

Karena itu berarti gagal menegakkan keadilan,” lanjutnya.

Zasmin juga mengklaim pihaknya memiliki bukti kuat terkait aktivitas pengiriman tersebut. Ia menyebutkan bahwa dam truk pengangkut batu hitam bahkan pernah melintas dan berhenti di sekitar polres

“Saya punya bukti bagaimana dam truk itu melintas di depan salah satu Polres bahkan berhenti di samping Polres.

Maka sangat mustahil jika aktivitas itu tidak diketahui,” ungkapnya.

FPG mengaku telah melaporkan dugaan aktivitas pengiriman batu hitam ilegal tersebut ke Polda Gorontalo.

Mereka juga menegaskan akan terus mengawal kasus ini dengan sampai siapa di balik pengiriman batu hitam tersebut

Forum Pemuda Gorontalo menilai adanya dugaan pembiaran terhadap aktivitas mafia batu hitam yang bebas berlalu-lalang di wilayah hukum Polres Bone Bolango dan Polresta Gorontalo Kota.

#garis sulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah
Babinsa Turun ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tolitoli
Aktivis Mahasiswa Kembali Desak Propam dan Kapolda Gorontalo Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum AKBP dalam Aktivitas PETI di Boalemo
RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat
SPMB Dipertanyakan, Sistem Zonasi Dinilai Kehilangan Makna Jika Siswa Dalam Zona Tersingkirkan
DUGAAN PENARIKAN PAKSA EXCAVATOR MELALUI TIPU MUSLIHAT,KANTOR HUKUM MATEKA & ASSOCIATES SIAPKAN LANGKAH HUKUM TERHADAP PERUSAHAAN PEMBIAYAAN DAN OKNUM ANGGOTA TNI
Tanggapi Pernyataan Sayutin Budianto, Mahasiswa Parimo di Gorontalo: Kehadiran Bupati Solusi Jangka Panjang, Penanganan Bencana Tetap Berjalan
Aliansi Peduli Kemanusiaan Kembali Bersuara: Tantang Kapolda Gorontalo Tuntaskan Dugaan Peti Tibor 19
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 17:39 WITA

Buol Ambil Peran di Rakor Nasional: Kendalikan Inflasi, Sukseskan Program 3 Juta Rumah

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:34 WITA

Babinsa Turun ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tolitoli

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:51 WITA

Aktivis Mahasiswa Kembali Desak Propam dan Kapolda Gorontalo Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Oknum AKBP dalam Aktivitas PETI di Boalemo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:33 WITA

RAPBD 2025 Dibahas, DPRD Buol Soroti Efisiensi Anggaran dan Kepentingan Rakyat

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:38 WITA

SPMB Dipertanyakan, Sistem Zonasi Dinilai Kehilangan Makna Jika Siswa Dalam Zona Tersingkirkan

Berita Terbaru