Proyek Menggunakan Dana DDS Tahun Anggaran 2025 Mangkrak Yaitu Proyek Pembangunan Sarana Olaraga, Tri Jayudi Siap Tempuh Jalur Demonstrasi

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garissulteng.com Pohuwato, – Aliansi Mahasiswa Peduli Daerah secara tegas menyoroti mangkraknya proyek pembangunan sarana olahraga di Dusun Hele, Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato yang bersumber dari Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2025. Proyek yang seharusnya menjadi fasilitas publik bagi masyarakat justru berubah menjadi simbol lemahnya pengelolaan anggaran desa dan minimnya transparansi pemerintah terhadap penggunaan uang rakyat.

Koordinator lapangan aksi, Tri Jayudi, menyatakan bahwa kondisi mangkraknya pembangunan tersebut bukan persoalan kecil. Ketika proyek yang dibiayai Dana Desa berhenti tanpa kejelasan progres, tanpa laporan terbuka, dan tanpa pertanggungjawaban kepada masyarakat, maka hal itu patut diduga sebagai bentuk kelalaian serius dalam tata kelola keuangan desa.

Menurutnya, mahasiswa tidak akan tinggal diam melihat fasilitas yang seharusnya dimanfaatkan masyarakat justru terbengkalai tanpa kepastian penyelesaian. Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa langkah konkret dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, maka jalur demonstrasi akan menjadi langkah konstitusional yang ditempuh sebagai bentuk tekanan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aliansi Mahasiswa Peduli Daerah menegaskan tuntutan mereka secara terbuka:

Baca Juga:  Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Buka Jalan Sehat HPN 2026 Di Morowali, Sinergi Pemprov Dan Insan Pers Jadi Sorotan Nasional

Mendesak Kapolres Pohuwato memproses laporan dugaan mangkraknya proyek secara transparan dan profesional

Mendesak Bupati Pohuwato memanggil Kepala Desa Hulawa dan dinas terkait untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat

Mendesak Inspektorat Kabupaten Pohuwato segera melakukan audit penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025

Mendesak DPRD Kabupaten Pohuwato menggelar RDP terbuka sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran desa

Tri Jayudi menegaskan bahwa aksi demonstrasi bukan sekadar bentuk protes, tetapi merupakan langkah moral dan konstitusional mahasiswa untuk memastikan setiap rupiah Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Aliansi Mahasiswa Peduli Daerah juga mengingatkan bahwa diamnya pemerintah terhadap proyek mangkrak yang menggunakan Dana Desa berpotensi memperkuat dugaan adanya kelalaian serius dalam pengelolaan anggaran publik. Karena itu, mahasiswa memastikan gerakan pengawalan akan terus dilakukan sampai ada kejelasan, transparansi, dan pertanggungjawaban nyata kepada masyarakat.

Dana Desa adalah hak rakyat. Proyek mangkrak adalah alarm perlawanan. Pemerintah wajib menjawab.

#garis sulteng_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garissulteng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!
Massa Aksi Desak Kapolda Gorontalo Tutup Tambang Ilegal Tibor 19, M. Fadli: “Kalau Tidak Mampu, Lebih Baik Mundur!”
“Tak Lagi Diam!” Posko Pengaduan Pekerja PROSPEK Hadir Di Buol, Buka Ruang Aman Ketidakadilan
Kasubag Protokol Pemkab Buol, Maknai Hardiknas 2026 sebagai Momentum Perkuat Pendidikan
Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam
Melalui RAT Perdana, Koperasi Duwamayo Tegaskan Komitmen Tata Kelola Transparan
Justice Delayed is Justice Denied: keadilan yang ditunda, Aliansi Yipilo siap Duduki Kantor Bupati pada aksi jilid V
Skandal Sunyi Cagar Alam Siduwonge: Penegakan Hukum Dipertanyakan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:12 WITA

SPBU Randangan Diduga Sarang Mafia BBM! Rakyat Menjerit, Aparat Jangan Tutup Mata!

Senin, 25 Mei 2026 - 19:37 WITA

Massa Aksi Desak Kapolda Gorontalo Tutup Tambang Ilegal Tibor 19, M. Fadli: “Kalau Tidak Mampu, Lebih Baik Mundur!”

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:27 WITA

“Tak Lagi Diam!” Posko Pengaduan Pekerja PROSPEK Hadir Di Buol, Buka Ruang Aman Ketidakadilan

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:36 WITA

Kasubag Protokol Pemkab Buol, Maknai Hardiknas 2026 sebagai Momentum Perkuat Pendidikan

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WITA

Agus Salim Disebut di Balik Tambak Ilegal di Jantung Cagar Alam

Berita Terbaru